Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut di TK Darma Wanita Sendanghaji Merakurak

Kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia masih merupakan hal yang perlu mendapat perhatian serius dari tenaga kesehatan, baik dokter dan perawat gigi. Menurut data terbaru yang dikeluarkan Departemen Kesehatan dari riskesdas (riset kesehatan dasar) tahun 2007, sekitar 72 persen penduduk Indonesia mempunyai pengalaman karies (gigi berlubang) dan 46,5 diantaranya merupakan karies aktif yang belum dirawat. Dalam hal kebiasaan menggosok gigi, sebanyak 91 persen penduduk usia 10 tahun ke atas telah melakukannya setiap hari, namun hanya tujuh persen yang menggosok gigi dua kali di waktu yang benar, yaitu sesudah makan pagi dan sebelum tidur malam. Hasil riset juga menunjukkan hanya 7,3 % penduduk yang dinilai telah menggosok gigi dengan benar.  Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 juga memperlihatkan data memprihatinkan bahwa sebanyak 89% anak-anak di bawah usia 12 tahun mengalami karies atau gigi berlubang. Dengan kata lain hanya 11% anak Indonesia yang terbebas dari karies. Secara rata-rata penduduk Indonesia memiliki angka PTI (besarnya keinginan seseorang untuk menambal giginya dalam usaha mempertahankan gigi tetap) sangat rendah, yaitu hanya sebesar 1,6%. Oleh karena itu, penyuluhan kesehatan gigi dan mulut merupakan cara yang tepat untuk mengubah perilaku hidup yang tidak sehat itu, serta dapat membantu dalam masalah perawatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah.

Penyuluhan tentang Kesehatan Gigi dan Mulut adalah salah satu dari wujud program pengabdian masyarakat STIKES NU Tuban . Isi dari kegiatan ini yang pertama adalah memberikan penyuluhan mengenai pentingnya merawat gigi sejak dini, cara menyikat gigi yang baik dan benar, kapan waktu menyikat gigi yang baik, makanan-makanan apa saja yang baik dan buruk bagi kesehatan gigi, dan hal-hal lainnya yang berpengaruh bagi kesehatan gigi mereka. Selain penyuluhan pun kita mengadakan sikat gigi massal di lapangan sekolah secara bergiliran. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari senin tanggal 04 Juli 2016  tersebut diikuti oleh sekitar 50 siswa TK Darma Wanita Desa Sendang Haji Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban. Kegiatan yang dipandu oleh Bapak Karyo, S.Kep.,Ns.,MM selaku ketua panitia sekaligus Dosen STIKES NU Tuban ini mendapat apresiasi dan antusias yang tinggi dari para siswa karena merupakan hal baru dan pertama kali penyuluhan seperti ini dilakukan di TK Darma Wanita. Kegiatan yang berisi tentang cara menjaga kebersihan serta kesehatan gigi dan mulut ini di mulai pada pukul 08.00-10.00 WIB. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.